7 Destinasi di Tanah Datar yang Harus Kamu Kunjungi

Wednesday , 9, October 2019 Leave a comment

Gak harus selalu ke Kota Padang, wisata ke Tanah Datar dapat traveler kunjungi sewaktu mau bertandang ke Sumatera Barat. Panorama yang cantik, makanan tradisionil yang menarik serta budaya yang masih terbangun akan kamu dapati di sini.

Mudik lebaran ke Nagari Rao-Rao, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat saat seminggu di kampung bikin saya miliki waktu buat menelusuri Kabupaten Tanah Datar. Sekian lama ini, bila pulang kampung cuma datang sekejap saja, nyatanya wisata di Tanah Datar bikin saya terkesan serta memberi pelajaran menakjubkan. Selanjutnya 7 tempat yang saya datangi saat disana:

1. Istana Basa Pagaruyuang

Istana Basa Pagaruyuang, yakni tiruan ke 3 dari Istana Pagaruyuang yang disebut satu diantara peninggalan histori budaya Minangkabau. Tidak hanya belajar histori budaya Minangkabau serta susunan rumah gadang, kita bisa juga berpose dengan memakai busana etika komplet Minangkabau. Janganlah lupa makan ikan bakar unik batusangkar di muka Istana Basa Pagaruyuang

2. Nagari Tuo Pariangan

Saya baru mengerti, Nagari Tuo Pariangan termasuk juga 5 desa terindah di dunia versus anggaran travel. Saya fikir, kampung saya saja yang paling cantik serta banyak rumah gadang nya, nyatanya ada yang udah di mengaku dunia, Nagari Tuo Pariangan. Hingga saat ini lantas, disana masih menaruh serta jaga warisan budaya minangkabau, bahkan juga ada rumah gadang yang berumur hampir 300 tahun.

Nagari Tuo Pariangan terdapat di arah pokok di antara Batusangkar serta Padang Panjang. Ada di arah pendakian Gunung Marapi sebab terdapat di lereng Gunung. Janganlah lupa buat datang di warung kopi kawa yang kopi nya enak sekali, ditemani dengan alpukat mentega mini serta kacang goreng sembari nikmati panorama indah wilayah lereng gunung Marapi itu menakjubkan.

3. Makan Durian di Sungayang

Durian Sungayang kondang dengan dagingnya yang tebal, legit serta manis. Menurut saya, hampir mirip dengan durian musang king, serta harga makin lebih sesuai di kantong. Bila sedang musim durian, datang lah ke Sungayang buat merasakan duriannya yang unik serta berlainan dengan durian mana lantas.

4. Masjid Raya Rao-Rao

Silakan ke kampung saya, Nagari Rao-Rao. Kecamatan Sungai Tarab. Terdapat di tepi jalan pokok Batusangkar, Bukitinggi, ada satu mesjid yang dari saya kecil hingga saat ini tetap bikin saya kagum, Mesjid Raya Rao-Rao. Masjid ini adalah bangunan cagar budaya, dengan arsitektur yang mengkombinasikan 3 budaya, Minang, Eropa serta Persia. Tidak hanya masjidnya, Nagari Rao-Rao kondang dengan sambal lado tulang, sambal terenak sedunia. Salah satu yang dapat buat dengan ukuran yang sesuai itu yakni orang Rao-Rao.

5. Pemandangan Tabek Patah

Pemandangan Tabek Patah terdapat di lokasi pinggang Gunung Marapi. Banyak pohon pinus serta satu diantara tempat instagenic di lokasi Kabupaten Tanah Datar. Pemandangan ini terdapat di arah pokok Batusangkar-Bukittinggi. Tidak hanya kopi kawa, kopi unik nya Tabek Patah, traveler cicip pun ikan puyu goreng yakni ikan air tawar yang cuma hidup di wilayah Tabek Patah.

6. Bukit Aua Sarumpun

Bukit Aua Sarumpun terdapat di Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan. Bukit Aua Sarumpun ini kondang dengan bukit ilalang yang instagenic serta sesuai buat photo pra wedding. Kita akan lihat panorama danau Singkarak serta 3 Gunung, Gunung Sago, Marapi serta Singgalang di bukit ini.

7. Bermalam di Hotel Emersia Resort Batusangkar

Emersia Hotel serta Resort Batusangkar adalah hotel bintang 4 dengan arsitektur hampir serupa Rumah Gadang. Menyungguhkan panorama Gunung Marapi serta persawahan yang bikin kita kerasan di kamar sembari nikmati panorama alam Tanah Datar.

Salah satu hotel bintang 4 yang siapkan banyak masakan unik tradisionil dimana hotel itu dibikin. Demikian kerap bermalam di hotel saat di Sumatera Barat, baru di Emersia Hotel and Resort sarapannya menakjubkan enak serta dapat melepas kangen masakan unik Tanah Datar. Sayang, kurang sambal Lado Tulang unik Nagari Rao-Rao, memang sedikit sulit bikin samabal lado tulang. Mudik tahun ini sangatlah terkesan buat saya, sebab dapat bebas dalam mengeksplor Tanah Datar, Authentic Minangkabau.

Tahun ini akan jadi lebih terkesan kalau saya dapat wisata ke Dubai. Saya mau telusuri kota tua Bastakia Quarter, lokasi traditional paling tua Dubai Al Fahidi serta Masjid Diwan, Spice Market, bermalam di Burj Al Arab, turut coba off road di Gurun Pasir, serta wisata cultural historikal yang lain di Dubai.

Please give us your valuable comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *