Ada Simbol Cinta Sejati di Situs Tertua dari Palu

Saturday , 21, September 2019 Leave a comment

Narasi perjalanan saya kesempatan ini mendatangkan perjalanan peradaban megalit paling tua yang ada di Lembah Besoa, yang pasti di daerah Cagar Budaya Lore-Lindu. Waktu ini daerah Cagar Budaya Lore-Lindu dapat disediakan jadi satu diantaranya warisan dunia, sampai-sampai perjalanan saya kesempatan ini termasuk extraordinary traveling.
Jaraknya kira-kira 157 km dari Kota Palu, ibu kota Propinsi Sulawesi Tengah. Yang pasti di Desa Bariri, ada dua situs megalit yakni Baula (Kerbau) serta Tadulako (Patung Tadulako).

Kala masuk daerah situs, kita dapat melalui bentangan pematang sawah punya masyarakat ditempat yang sebagian besar yaitu petani. Dan di daerah Megalit Tadulako, kita dapat menemui bangunan rumah tradisi peninggalan suku asli Lore. Ada dua bangunan tradisi yang sangatlah unik yakni berupa segitiga.

Rumah Tambi yaitu rumah yang rata-rata diperlukan jadi tempat tinggal, mempunyai anak tangga sejumlah lima buah, pada pintunya ada pahatan kepala kerbau. Bila pintu dibuka, maka dapat keluarkan bunyi seperti suara kerbau. Dan yang satunya bernama Rumah Buho, yang berperan jadi area buat menyimpan lumbung padi.

Masuk daerah Megalit Tadulako, kelihatan patung Tadulako dengan tempat menghadap ke barat. Menurut narasi orang ditempat, Tadulako yaitu panglima perang yang tertinggal dari suatu perang suku di masa seputar 3.000 tahun sebelum masehi. Ia dikutuk jadi batu lantaran suatu kekeliruan.

Saat ini namanya jadi satu diantaranya nama kampus negeri di Kota Palu, Kampus Tadulako. Daerah Megalit Tadulako miliki sejumlah arca serta kalamba memiliki ukuran besar. Kalamba dahulunya berperan jadi penampungan air hujan. Arca dengan ukiran kelihatan ada di sebagian titik, hampir menyatu dengan tanah.

Sehubungan daerah Megalit Baula tak dapat diketemukan, pada akhirnya saya meneruskan perjalanan ketujuan Situs Megalit Lempe yang jaraknya tidaklah terlalu jauh dari daerah Situs Megalith Tadulako. Pada daerah Megalit Lempe, cuma ada patung Raja Lore serta sejumlah kalamba.Ada antara rimba belantara serta dikit mendaki mungkin situs yang ada pada daerah Lempe dapat sukar untuk diketemukan.

Akhir dari perjalanan saya di daerah Megalit yaitu Situs Megalit Pokekea. Pada daerah Situs Megalit Pokekea, kita dapat menemui tambah banyak patung, kalamba serta arca peninggalan masa megalit yang jumlah kira-kira beberapa puluh. Disana ada (menhir), bejana batu (kalamba), meja batu (dolmen), tempat jenazah (sarkofagus).

Ada patung yang tempatnya berdiri serta di hadapannya ada patung dengan tempat terbaring. Konon narasi, patung yang berdiri yaitu kekasih yang tengah bersedih di muka jasad kekasihnya yang wafat. Patung ini jadi ikon cinta sejati.

Banyak pelajaran serta histori mempunyai nilai yang bisa kita serap di tiap-tiap event perjalanan. Silahkan belajar mengetahui lebih dekat bagaimana kebesaran atas semua ciptaan-Nya yang ada pada bumi ini.

Masalah ini bikin saya mempunyai yang di cita-citakan besar untuk dapat traveling ke banyak tempat. Mendapatkan berbagai hal baru, antara lainnya yaitu Dubai dimana kota ini adalah satu diantaranya tempat yang banyak didatangi beberapa traveler bahkan juga bintang besar seperti Ronaldo.

Saya pingin sekali nikmati tiap-tiap detik dari keindahan Dubai, bertandang ke Bastakia Quarter, Desert Safari Dubai, Big Red, Jumeirah Beach, The Top Burj Khalifa. Menangkap semua event terindah serta share narasi serta pengalaman saya saat di Dubai.

Please give us your valuable comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *