Batu Granit Nan Eksotis di Belitung

Saturday , 7, September 2019 Leave a comment

Indonesia banyak mempunyai kekayaan alam, satu diantaranya bebatuan granit di Belitung. Bebatuan ini demikian cantik dengan bentuk serta ukuran berlainan.

Tidak bahagia cuma lihat bebatuan ini melalui media, rasa penasaranku bikin saya mesti terbang menyaksikannya sendiri. Lebih kurang jam 08.00 WIB pagi, mendaratlah pesawat yang saya tumpangi di Lapangan terbang Tanjung Pandan, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Dengan bekal pergi dengan rombongan kecil, kami menyewa mobil buat trip kami sepanjang tiga hari. Driver sekaligus juga tur guide yang ramah telah siap menjemput kami di lapangan terbang.

Pagi itu, kami ke hotel sebatas menyimpan tas bawaan kami yang tak dibutuhkan. Setelah itu kami mengeksplor Negeri Laskar Pelangi.

SD Gantong merupakan tempat pertama yang kami singgahi. Biarpun situasi tiruan bangunan sekolah ini memprihatinkan tetapi jadi kebanggaan spesifik buat masyarakat Belitung. Saya serta pengunjung lain berganti-gantian ambil photo serta video di sini.

Pengalaman terkesan ialah disaat beberapa anak kecil duduk manis di semasing tempat duduk mereka serta menyongsong hangat kami dengan melantunkan lagu yang terkenal lagu Laskar Pelangi, Nidji.

Setelah itu, kami nikmati alam telaga di Rumah Keong. Kalau bertandang pada siang hari, tempat ini dapat dimanfaatkan buat santai, berteduh dari teriknya cahaya matahari. Keadaannya lantas tak kalah apik, dapat jadi spot instagramable kamu.

Dari sini kita dibawa bertandang di Kampung Ahok, datang ke tempat tempat tinggal Ibunda beliau. Tenyata, disana ada pengerjaan kerajinan tangan yang dikendalikan buat memaksimalkan masyarakat lebih kurang.

Sekalian tunggu jam makan siang, kami melipir ke Pantai Serdang sekalian mengecap es kelapa muda.

Pada akhirnya, kami ketujuan satu tempat buat istirahat makan siang. Bukan restoran, bukan pula cafe. Kesempatan ini, satu perihal yang terkesan buat kami ialah, dijamu dalam rumah masyarakat. Saya benar-benar senang, lantaran temukan keadaan yang berlainan.

Tata krama serta penyajiannya lantas diajari oleh pemilik rumah ini yang nyata-nyatanya merupakan seseorang guru. Lengkaplah kenikmatan yang saya alami, dipadukan dengan menu makanan lokal yang lezat. Waktu terus berjalan, kami masih kerasan di sini. Tetapi sayangnya mesti kembali pada hotel dengan jarak menempuh lebih kurang hampir 2 jam perjalanan.

Sebelum hingga di ruangan hotel, saya mengharap driver berkunjung di Danau Kaolin. Kembali mata kami disegarkan oleh pesona warna danau ini. Kami memakan sore dalam tempat ini hingga matahari tenggelam.

Hari itu belum tuntas, perut yang mulai keroncongan bawa perjalanan kita ke satu restoran yang unik, namanya Wanbie. Restoran apik yang dirasa seperti berada di tahun 1980-an berciri ciri khas ala-ala koboi dengan restroom yang bersih. Minuman apa yang menjadi keunikan di sini? Pastinya jeruk kuntji yang menjadi jagoan. Enaknya!

Esok paginya, kami dibawa oleh driver nikmati alam di pulau-pulau, waktunya menjawab rasa ingin tahu saya. Apa yang saya lihat betul-betul menjawab segalanya. Beberapa ragam style batu-batuan granit di tiap-tiap pulau yang kami lihat.

Dimulai dengan ukuran kecil hingga ukuran yang besar. Semua benar-benar susah buat di tekuni, bagaimana batu-batuan itu ada serta berdiri dengan bentuk yang unik. Pesona bawah laut lantas seakan tidak bisa mengganggu ingatan saya, lantaran batu-batu granit ini.

Seusai bahagia mengeksplor pulau-pulau disana, kami mesti kembali serta menambahkan memburu oleh-oleh lantas kembali pada hotel serta beristirahat. Mengingat jam 08.00 WIB pagi kami seharusnya ada di lapangan terbang, kami lantas menambahkan pemburuan oleh-oleh, terus yang dicari merupakan Bakmie. Saya membungkus 8 buat dibawa ke Jakarta.

Setelah itu, Kota Dubai merupakan tempat yang wajib saya singgahi, lantaran mempunyai gedung-gedung istimewa dan object wisata yang menghebohkan dunia.

Kalau saya traveling ke Dubai, saya ingin merayapi semua tempat wisatanya. Burj khalifa merupakan tempat paling pujaan buat didatangi, nikmati safari naik unta sampai ke Love Lake Dubai, lihat pertunjukan skydive dari Palm Jumeirah dan bermalam di Burj Al Arab, hotel termewah.

Please give us your valuable comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *